Jangan Terkecoh Olehku



          Jangan terkecoh olehku. Jangan terkecoh oleh topeng yang kupakai. Karena aku memakai topeng, aku memakai seribu topeng, topeng yang takut kulepaskan, yang tidak satupun adalah diriku. Pura-pura adalah seni yang jadi sifat kedua bagiku.
         Aku memberikan kesan bahwa aku tentram, bahwa semuanya beres, baik di dalam batin maupun lingkunganku; bahwa kepercayaan diri adalah ciri-ciriku dan sikap tenang adalah kebiasaanku; bahwa perairannya tenang dan bahwa akulah yang memegang kendali dan aku tidak butuh siapa pun. Tetapi jangan percaya, kumohon.
        Aku memiliki sisi lain dalam diriku yang tidak seorangpun selain diriku dan Sang Pencipta yang tau, kadang kala diriku berjalan berlawanan arah dengan jiwaku. Seperti halnya setiap orang yang ada, memiliki suatu masalah adalah hal yang lumrah, tak jarang saat aku bersikap penuh suka cita, tapi dalam hatiku aku sedang gundah gulana, banyak masalah. 
         Kadang kala, saat aku ngobrol santai denganmu dengan nada basa-basi. Aku katakan segalanya yang sebenarnya tidak ada artinya, yang sama sekali lain daripada seruan hati. Jadi, kalau aku sedang berceloteh, jangan terkecoh oleh apa yang kuucapkan. Tolong dengarkan dengan seksama dan berusahalah mendengar apa yang tidak kuucapkan.

Category: 0 comments

Nilai Dari Sebuah Waktu

Untuk mengetahui nilai Satu Tahun,
Tanyakan seorang siswa yang gagal 
dalam ujian kenaikannya.
Untuk mengetahui nilai Satu Bulan,
Tanyakan pada Ibu yang melahirkan
bayi prematur.
Untuk mengetahui nilai Satu Minggu,
Tanyakan seorang editor majalah mingguan.
Untuk mengetahui nilai Satu Hari,
Tanyakan seorang buruh harian yang punya
enam anak untuk diberi makan.
Untuk mengetahui nilai Satu Jam,
Tanyakan kekasih yang sedang menantikan
waktu bertemu.
Untuk mengetahui nilai Satu Menit,
Tanyakan seorang yang ketinggalan kereta.
Untuk mengetahui nilai Satu Detik,
Tanyakan seorang yang selamat dari kecelakaan.
Untuk mengetahui nilai Satu Detik,
Tanyakan seorang yang memenangkan
medali di Olimpiade. 

Category: 0 comments

Apa Sih Persisnya Kebiasaan Itu?

Kebiasaan adalah hal-hal yang kita lakukan berulang-ulang. Tetapi kebanyakan kita tidak sadar akan kebiasaan kita. Mereka seperti berjalan sendiri.

Ada kebiasaan baik, seperti :
  • Olahraga secara teratur
  • Selalu membuat rencana terlebih dahulu
  • Hormat kepada orang lain
Ada kebiasaan buruk, seperti :
  • Berpikir negatif
  • Merasa rendah diri
  • Menyalahkan orang lain
Dan ada kebiasaan yang sama sekali tidak relevan, termasuk :
  • Mandi malam-malam
  • Makan yogurt dengan garpu
  • Baca majalah dari belakang ke depan
       Tergantung kebiasaan apa, kita bisa sukses atau hancur gara-gara kebiasaan kita. Kita menjadi apa yang berulang-ulang kita lakukan. 
Seperti yang dikatakan oleh seorang penulis Samuel Smiles :

Taburkanlah suatu pikiran, maka kamu akan menuai perbuatan.
Taburkanlah suatu perbuatan, maka kamu akan menuai kebiasaan.
Taburkanlah suatu kebiasaan, maka kamu akan menuai karakter.
Taburkanlah suatu karakter, maka kamu akan menuai takdir.

       Jika kamu lebih kuat dari pada kebiasaan-kebiasaanmu, maka kamu akan bisa merubah mereka. Umpamanya, cobalah menulis dengan tangan terbaikmu, setelah itu coba menulis lagi dengan tangan sebaliknya. Bagaimana rasanya? Aneh bukan? Tetapi kalau kamu menulis dengan tangan sebaliknya selama tiga puluh hari berturut-turut, takkan terasa aneh lagi. Karena kamu sudah terbiasa.
       Setiap saat kamu bisa bercermin diri dan berkata, "Hei, aku tidak suka kebiasaanku yang itu tuh", maka kamu akan bisa mengubah suatu kebiasaan buruk dengan yang lebih baik. Tidak selalu mudah, tetapi selalu mungkin.


Dikutip dari Buku "The 7 Habits of Highly Effective Teens" karya Sean Covey
Category: 0 comments

Siapakah aku?

Aku adalah teman tetapmu.
Aku adalah penolongmu yang terbesar 
atau bebanmu yang terberat.
Aku akan mendorongmu maju 
atau menyeretmu menuju kegagalan.
Aku sepenuhnya tunduk kepada perintahmu.
Sebagian hal yang kulakukan mungkin sebaiknya
kamu serahkan saja kepadaku, maka
aku akan dapat melakukannya 
dengan cepat dan tepat.

Aku mudah diatur, kamu tinggal tegas terhadapku.
Tunjukkan kepadaku, 
bagaimana persisnya kamu ingin sesuatu
itu dilaksanakan dan setelah beberapa 
kali belajar aku akan melakukannya dengan otomatis.
Aku adalah hamba dari semua insan besar,
dan sayangnya, juga hamba dari semua pecundang.
Mereka yang besar, telah kujadikan besar.
Mereka yang gagal, telah kujadikan pecundang.

Aku bukan mesin, walaupun aku 
bekerja dengan ketepatan seperti mesin
ditambah intelijensi manusia.
Kamu bisa menjalankan aku demi keuntungan
atau demi kehancuran - tak ada
bedanya bagiku.

Ambillah aku, latihlah aku, tegaslah
terhadapku, maka akan meletakkan
dunia di kakimu. Kendorlah terhadapku
maka aku akan menghancurkanmu.

Siapakah aku? 



AKU ADALAH KEBIASAAN 


Dikutip dari buku  "The 7 Habits of Highly Effective Teens" karya Sean Covey
Category: 0 comments

Sepatu Futsal Yang Nyaman Dipakai Itu Seperti Apa?

Futsal merupakan olahraga permainan yang bentuknya hampir mirip dengan sepak bola namun dimainkan di lapangan indoor dan ukuran lapangannya lebih kecil. Karena itu jenis sepatu yang digunakan tentunya juga bebeda dengan sepatu yang digunakan saat bermain sepak bola. Agar bisa mendapatkan sepatu futsal yang enak dipakai, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.

Lapangan yang digunakan dalam futsal umumnya terdiri dari dua jenis lapangan, yang pertama adalah lapangan yang terbuat dari bahan bahan vinyl. Bentuknya hampir sama dengan lapangan yang digunakan untuk bermain basket. Lapangan ini sering mengeluarkan bunyi berdecit ketika dipakai untuk berlari dan cenderung licin.

Jenis sepatu yang paling cocok untuk lapangan jenis ini adalah sepatu yang sol bawahnya terbuat dari bahan karet yang kesat, sehingga daya cengkeraman di kaki dan lantai lapangan jadi lebih kuat sekaligus mengurangi resiko terpeleset atau jatuh. 

Jenis lapangan yang kedua yaitu sintetis. Sepatu yang paling baik digunakan pada lapangan ini adalah sepatu yang dilengkapi dengan pol atau paku, mirip pol yang ada pada sepatu sepak bola namun bentuknya lebih kecil dan pendek, fungsinya sama untuk menghindari resiko terpeleset.

Bila lebih suka berlari dambil menggiring bola, disarankan lebih memilih sepatu yang sol nya lebih ringin dan tipis serta dibuat dari bahan karet yang sifatnya kesat. Tapi apabila lebih senang memakai sistem permainan umpan, maka harus memilih sepatu yang sebaliknya yaitu yang sol nya lebih berat dan tebal.

Agar kemungkinan cidera dapat dikurangi, sepatu ini harus dilengkapi dengan suatu pelindung terutama di bagian engkel. Meski ukuran lapangan lebih kecil daripada lapangan sepak bola, namun kemungkinan terjadi benturan keras sangat besar.

Saat kondisinya masih baru dan pertama digunakan, sepatu futsal harus diberi lotion dengan cara dioleskan. Bila tidak mempunyai lotion bisa diganti dengan air, ini bertujuan agar struktur sepatu jadi lebih lunak dan tidak menimbulkan lecet pada punggung kaki serta tumit.

Tips terakhir untuk mendapatkan sepatu futsal yang nyaman adalah menyesuaikan bentuk kaki, bila kakinya terlihat lancip, maka pilihlah sepatu yang modelnya juga lancip agar nyaman digunakan. Selain itu ukuran juga harus diperhatikan tidak kebesaran dan juga kekecilan.
Category: 2 comments

Doa itu Istimewa


           Kebanyakan orang berdoa ketika masalah menerima mereka. Padahal, doa adalah bahan bakar yang sangat efektif untuk kendaraan kehidupan kita. Karena percuma dikala kita sudah melakukan semuanya untuk berubah tanpa diakhiri dengan doa kepada Allah SWT.

           Dalam hal rejeki misalnya, Allah telah menyiapkan rejeki untuk setiap makhluknya. Baik yang melata, yang bernafas dengan paru-paru ataupun dengan pori-pori ditubuhnya, semua telah ada rejekinya.

           Hanya saja, setiap rejeki ada  syaratnya, yaitu usaha. Kalaupun ada makanan didepan kita, tetapi kita tidak berusaha mengambilnya, maka itu buka milik kita. Kalaupun roti sudah ada ditangan, tapi kita tidak memakannya, maka itu juga bukan rejeki kita. Jadi  setiap rejeki harus disertai USAHA.

          Doa diibaratkan seperti benang sewaktu main layang-lanyang ,tentu saja tanpa benang layang-layang tidak bisa di mainkannya. Juga diibaratkan seperti pohon tanpa manfaat. Doa adalah pemercepat keinginan kita terwujud. Seperti pepatah,

Roda yang berderit akan lebih cepat mendapatkan pelumas, 
Manusia yang berdoa, akan lebih cepat terkabul keinginannya.

         Magnet,  akan selalu menarik besi disekelilingnya. Begitu pula doa , akan menarik keinginan yang ada dalam doa itu terwujud. Itulah gambaran betapa penting nya doa bagi setiap orang. Bagi Remaja berdoalah agar dikuatkan imannya menghadapi setiap cobaan yang diberikan kepadanya serta kuat dalam melawan hawa nafsu. Dan selalu menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.

         Ada empat macam doa yang akan dipercepat prosesnya yaitu: pertama, doa dari ibu kepada anaknya; kedua, doa orang yang berpuasa; ketiga,doa orang yang sedang dalam perjalanan; dan keempat,doa orang yang teraniaya.

         Oleh sebab itu, kita harus berbuat baik kepada Ibu, sehingga Ibu akan sangat bahagia dan bersyukur memiliki anak yang saleh seperti kita.Sehingga, insyallah, Ibu kita pun akan selalu mendoakan kebaikan untuk kita.




Category: 0 comments

Sejarah dan Lirik Lagu Glory Glory Man United


    Siapa tidak kenal Manchester United? Salah satu tim sepakbola tersukses sepanjang sejarah, tidak heran pula puluhan juta orang menjadi fans dari tim yang bermarkas di Old Trafford, Manchester, United Kingdom.
     Dan bagi fans Manchester United, tentu saja lagu Glory Glory Man United sudah sangat akrab di telinga, karena selalu diputar pada saat jeda pertandingan dan usai pertandingan di Old Trafford.
Sebenarnya, apa sih Glory Glory Man United?
Dan mengapa sekarang banyak sekali yang menulis “GGMU”?
    Dikutip dari wikipedia, Glory Glory Man United ditulis oleh Frank Young – Renshaw yang merupakan anggota group band asli Manchester bernama Herman’s Hermits.
Menggunakan nada dari  “The Battle Hymn of the Republic” – karangan Julia Ward Howeyang ditulis pada tahun 1861, Frank menulis lirik Glory Glory Man United menjelang final FA Cup di tahun 1983 (saat itu United menang 4-0 melawan Brighton H&A pada pertandingan ulangan, setelah di final pertama hasilnya berakhir imbang 2-2) .

Lirik Lagu Glory Glory Man United

Glory glory Man united
Glory glory Man united
Glory glory Man united
As the reds go marching on on on!

Just like the busby babes in days gone by
We'll keep the red flags flying high
Your gonna see us all from far and wide
Your gonna hear the masses sing with pride

United, Man united
We're the boys in red and we're on our way to Wembley!
Wembley, Wembley
We're the famous Man united and we're going to Wembley
Wembley, Wembley
We're the famous Man united and we're going to Wembley

In Seventy-Seven it was Docherty
Atkinson will make it Eighty-Three
And everyone will no just who we are
They'll be singing que sera sera

United, Man united
We're the boys in red and we're on our way to Wembley!
Wembley, Wembley
We're the famous Man united and we're going to Wembley
Wembley, Wembley
We're the famous Man united and we're going to Wembley

Glory glory Man united
Glory glory Man united
Glory glory Man united
As the reds go marching on on on!

Glory glory Man united
Glory glory Man united
Glory glory Man united
As the reds go marching on on on!

Glory glory Man united
Glory glory Man united
Glory glory Man united
As the reds go marching on on on!



Category: 0 comments

Asal Mula Kebencian


    Jika ditanya darimana kebencian itu berasal. Bukankah jawabannya mudah saja? Darimu. Kebencian adalah apimu. Yang membakar dirimu dan orang di sekitarmu. Bahkan orang-orang yang kau sayangi. Api ini membakar semuanya menjadi abu. Dan bahan bakar utamanya adalah rasa egoistismu yang hanya melihat pada perbedaan dan bukan pada persamaan yang ada di antara semua dan Semesta.
    Semakin besar tingkat keterpisahanmu dengan Semesta (bisa diterjemahkan juga dengan Tuhan), semakin dalam dan luas kebencian itu. Penyebabnya adalah sebuah konsepsi yang salah tentang dirimu. Dirimu, bukanlah sebuah entitas mandiri yang mempunyai relatif keberjarakan dengan sesama. Tidak. Dirimu adalah diriku, dirinya dan juga semesta. Ada sebuah benang laba-laba tak kasat mata yang menghubungkan kita semua. Benang itulah yang kerap dinamakan Cinta. Karenanya, jika kau sakit, bukankah dia juga merasakannya? Bukankah ia juga – sama seperti dirimu – sedang berjuang untuk melepaskan diri dari rasa sakit yang sama?
    Kebencian, kesedihan, kegembiraan, semangat, cinta dan airmata semua berasal darimu. Engkau yang memberi makna bagi berbagai hal yang terjadi di dalam dirimu. Dalam hatimu, Semesta bercermin. Dan apa yang akan dilihat-Nya? Sebuah semesta lain dimana Cinta mendapat penolakan. Sebuah semesta dimana Cinta tidak mendapat ruang dan waktu yang sewajarnya. Semua tampak begitu suram, gelap dan mengerikan.
     Di lain sisi, kebencian juga berasal dari perasaan adanya kekurangan. Perasaan bahwa orang lain tidak menganggap dan tidak memberikan berbagai keistimewaan yang seharusnya kau terima. Kecewa terhadap hal ini, kau membenci. Sama seperti kebencian Kabil terhadap Habil karena merasa Adam AS sebaiknya lebih mengistimewakannya .
     Egoisme, kebencian dan rasa penting diri hanya bisa dihadapi dengan ego yang sehat dan kerendahan hati. Tutuplah masa lalu yang kelam. Nikmatilah hari ini. Karena engkau berhak untuk berbahagia. Dan karena hanya hari inilah yang kita punya, genggam erat hari ini dan tersenyumlah.

Category: 0 comments

Ingatan SMA


Mengingat kita akan masa-masa SMA. Masa transisi dimana kita diibaratkan berjalan diatas sebuah jembatan gantung. Jika kita salah berpegangan, maka kita akan jatuh, begitu pula dalam berteman, disini kita sudah mulai benar-benar memilih mau berteman dengan siapa, karena jika kita salah memilih teman, akan menentukan jalan pergaulan kita. Masa dimana rasa ingin tahu kita sangat besar dan karena keingintahuan itu akhirnya kita ikut-ikutan dan coba-coba segala macam hal baru. Tapi hal yang tak bisa terlepas dari masa ini, ialah cinta, dimana setiap insan pasti akan mengalaminya.
Disinilah kita mulai merasakan keindahan  hidup yang sesungguhnya, bila kita benar-benar menikmatinya. Disini kita mulai mengerti bahwa kita hidup untuk saling berbagi, entah berbagi cerita suka maupun duka, berbagi makanan ataupun yang lainnya. Gue berani taruhan, pasti banyak orang yang rela membayar dengan apapun agar bisa kembali lagi ke masa itu dengan teman-teman yang sama tentunya, karena semua tentang putih abu-abu adalah indah kawan. Namun kurangnya disini kita masih labil, tujuan hidup kita kedepan masih abstrak, terkadang kita masih bingung mau jadi apa nantinya walaupun sudah punya cita-cita, dan dalam pacaran pun, kita menjalaninya sekedar untuk berbagi sesaat, sekedar untuk senang-senang, hanya sedikit yang benar-benar berani untuk berkomitmen, tapi bagaimanapun masa-masa ini tetap yang terindah kawan !

Tetap semangat jalani kehidupanmu kedepan !
Category: 0 comments

Sejarah Manchester United


Nama Lengkap: Manchester United Football Club
Tahun Berdiri : 1878 dengan nama Newton Heath LYR F.C.
Julukan : The Red Devils, United
Alamat : Sir Matt Busby Way,Old Trafford, Manchester M16 0RA
Situs Resmi : http://www.manutd.com
Pemilik : Malcolm Glazer
Chairman : Joel Glazer
Manager : Alex Ferguson
Kandang Stadion : Old Trafford (75.957 penonton)
Kota : Manchester

Prestasi juara yang diiraih :
Juara Liga : 1908, 1911, 1952, 1956, 1957, 1965, 1967, 1993, 1994, 1996, 1997, 1999, 2000, 2001, 2003, 2007, 2008, 2009, 2011
Juara Piala FA : 1909, 1949, 1963,1977, 1983, 1985, 1990, 1994, 1996, 1999, 2004
Juara Piala Liga : 1992, 2006
Juara Liga Champions : 1968, 1999, 2008
Juara Piala Winners : 1991
Juara Piala Dunia Klub : 1999, 2008
Juara Piala Super : 1991


Old trafford ("The Theatre of Dreams")
          Manchester United merupakan klub yang sarat akan sejarah. Penggemar klub yang bermarkas di kota Manchester ini juga semakin hari semakin bertambah banyak jumlahnya. Dengan segala permasalahan dan prestasi yang diraih, tak heran klub MU merupakan salah satu klub dengan pesona yang paling menarik dan memiliki history yang sangat bervariasi. Klub ini dibentuk dengan nama Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railwaiy F.C  (Newton Heath LYR F.C.) pada tahun 1878  oleh para pekerja rel kereta api di Newton Heath. History klub MU, Pada waktu itu, kaos tim berwarna hijau – emas dan mereka bermain di lapangan kecil di North Road, dekat stasiun kereta api Piccadilly Manchester selama lima belas tahun, sebelum pindah ke Bank Street pada 1893. Klub telah mengikuti kompetisi sepak bola tahun sebelumnya dan mulai memutuskan hubungannya dengan stasiun kereta api, sehingga menjadi perusahaan mandiri, dan mengangkat seorang sekretaris  dan pada akhirnya membuang nama “LYR” dari nama mereka untuk menjadi Newton Heath F.C saja. Namun, pada tahun 1902, tim nyaris bangkrut  dengan utang lebih dari £2500 dan lapangan Bank Street mereka pun telah ditutup. Sebelum klub mereka bubar, mereka menerima sokongan investasi dari J.H. Davies, direktur Manchester Breweries. Ketika itu diadakan rapat untuk mengganti nama perkumpulan. Manchester Celtic dan Manchester Central adalah nama yang diusulkan pada awalnya. Namun, nama akhirnya ditetapkan dan Manchester United secara resmi eksis mulai 26 April 1902. Pada waktu itu pula Davies memutuskan untuk mengganti warna tim dan terpilihlah warna merah dan putih sebagai warna tim Manchester United.
Ernest Mangnall dipilih menjadi sekretaris klub menggantikan James West yang mengundurkan diri tanggal 28 September 1902. Mangnall berusaha untuk mengangkat tim ke Divisi Satu pada waktu itu namun mengalami kegagalan pada upaya pertamanya, dan hanya menempati urutan 5 Liga Divisi Dua. Mangnall pin memutuskan untuk menambah beberapa pemain ke dalam klub, seperti Harry Moger, Dick Duckworth, dan John Picken, dan Charlie Roberts yang waktu itu membuat perubahan yang cukup signifikan. Pada waktu itu klub berada di posisi tiga klasmen akhir musim 1903-1904. Mereka selanjutnya promosi ke Divisi Satu setelah finis urutan kedua Divisi Dua musim 1905–1906. Musim pertama klub di Divisi satu berakhir kurang baik, dan hanya menempati urutan 8 klasemen. Namun, mereka akhirnya memenangkan gelar liga pertamanya pada tahun 1908. Pada waktu itu, rival mereka, Manchester City, sedang diselidiki karena menggaji pemain diatas regulasi yang ditetapkan FA dan Man City didenda £250 serta 18 pemain mereka dihukum tidak boleh bermain untuk mereka lagi. MU dengan cepat mengambil kesempatan dari situasi ini, mereka merekrut Billy Meredith dan Sandy Turnbull, dll. Namun pemain baru ini tidak boleh bermain dahulu sebelum tahun Baru 1907, akibat dari skors dari FA dan mereka mulai bermain pada musim 1907–1908. Klub kembali memenangkan trofi Liga Divisi Satu untuk kedua kalinya pada musim 1910–11.

Tragedi Munich 1958
       United pindah ke lapangan barunya Old Trafford. Mereka memainkan pertandingan pertamanya di stadion baru tersebut pada tanggal 19 Februari 1910 melawan Liverpool, tetapi mereka kalah 4-3. Mereka puasa trofi lagi sejak musim 1911–12, dan mereka tidak didukung oleh Mangnall lagi karena dia pindah ke Manchester City setelah 10 tahunnya bersama United. Mereka 41 tahun bermain tanpa memenangkan satu trofi pun. United terdegradasi pada tahun 1922 setelah sepuluh tahun bermain di Divisi Satu. Mereka naik divisi lagi tahun 1925, tetapi kesulitan untuk masuk jajaran papan atas liga Divisi Satu dan mereka turun divisi lagi pada tahun 1931. United meraih mencapaian terendah sepanjang sejarahnya yaitu posisi 20 klasemen Divisi Dua 1934. kekuatan mereka kembali ketika musim 1938–39.
Pada tahun 1945, Matt Busby dipilih menjadi manajer Manchester United. Dia meminta sesuatu yang tidak lazim pada pekerjaannya, seperti menunujuk tim sendiri, memilih pemain yang akan direkrut sendiri, dan menentukan jadwal latihan para pemain sendiri. Dia sendiri pada waktu itu telah kehilangan lowongan manager di klub lain, Liverpool F.C, karena pekerjaan yang diinginkannya itu menurut petinggi Liverpool adalah pekerjaan seorang direktur. Waktu itu, United memberikan kesempatan untuk ide inovatifnya. Pertama, Busby tidak merekrut pemain, tetapi seorang asisten manager yang bernama Jimmy Murphy. Keputusan tersebut merupakan keputusan yang sangat tepat. Busby membayar kepercayaan dengan mengantar MU ke posisi kedua liga pada tahun 1947, 1948, and 1949 serta memenangkan Piala FA tahun 1948. Stan Pearson, Jack Rowley, Allenby Chilton, dan Charlie Mitten memiliki andil yang besar dalam pencapaian United ini. Mereka kembali meraih gelar Divisi Satu pada 1952. Busby memasukkan beberapa pemain muda seperti Roger Byrne, Bill Foulkes, Mark Jones dan Dennis Viollet. Namun, mereka membutuhkan waktu untuk menunjukkan permainan terbaik mereka, akibatnya United tergelincir ke posisi 8 pada 1953. Tetapi tim kembali memenangkan liga tahun 1956 dengan tim yang usia rata-rata pemainnya hanya 22 tahun, mencetak 103 gol. Kebijakan tentang pemain muda ini mengantarkannya menjadi salah satu manager yang paling sukses menangani Manchester United (pertengahan 1950-an, pertengahan akhir 1960-an dan 1990-an). Busby memiliki pemain talenta tinggi yang bernama Duncan Edwards dan memainkan debutnya pada umur 16 tahun di 1953. Edwards dikatakan dapat bermain disegala posisi dan banyak yang melihatnya bermain mengatakan bahwa dia adalah pemain terbaik. Musim berikutnya, 1956–57, mereka menang liga kembali dan mencapai final Piala FA, namun kalah dari Aston Villa. Mereka menjadi tim Inggris pertama yang ikut serta dalam kompetisi Piala Champions Eropa, atas kebijakan FA. United dapat mencapai babak semifinal dan kemudian dikandaskan Real Madrid. Dalam perjalanannya ke semi-final, United juga mencatatkan kemenangan yang tetap menunjukkan bahwa mereka adalah tim besar, ketika mengalahkan tim juara Belgia Anderlecht 10–0 di Maine Road.
            Tragedi terjadi pada musim berikutnya, ketika pesawat yang membawa tim pulang dari pertandingan Piala Champions Eropa mengalami kecelakaan saat mendarat di Munich, Jerman untuk mengisi bahan bakar. Tragedi Munich air tanggal 6 Februari 1958 tersebut telah merenggut nyawa 8 pemain tim – Geoff Bent, Roger Byrne, Eddie Colman, Duncan Edwards, Mark Jones, David Pegg, Tommy Taylor dan Liam Whelan – dan 15 penumpang lainnya, termasuk sebagian staf United, Walter Crickmer, Bert Whalley dan Tom Curry. Ketika itu, terdapat rumor bahwa tim akan mengundurkan diri dari kompetisi, namun Jimmy Murphy mengambil alih posisi manager ketika Busby dirawat di rumah sakit, ban klub tetap melanjutkan kompetisinya. Meski kehilangan beberapa pemain, mereka mencapai final Piala FA 1958, namun mereka kalah dari Bolton Wanderers. Akhir musim, UEFA menawarkan FA untuk dapat mengirimkan MU dan juara liga Wolverhampton Wanderers untuk berpartisipasi di Piala Champions untuk penghargaan kepada para korban kecelakaan, namun FA menolak. United menekan Wolves pada musim berikutnya dan menyelesaikan liga di posisi kedua klasemen, tidak buruk untuk sebuah tim yang kehilangan sembilan pemain akibat tragedi kecelakaan di jerman. 

Sir Mat Busby and Geoge Best
           Busby membangun kembali tim di tahun 60-an, dan membeli beberapa pemain seperti Denis Law dan Pat Crerand. Mungkin pemain yang paling terkenal dari sejumlah pemain muda ini adalah George Best. Tim memenangkan Piala FA tahun 1963, walaupun saat itu tim hanya finis diurutan 19 Divisi Satu. Keberhasilan di Piala FA membuat pemain menjadi termotivasi dan membuat klub terangkat pada posisi kedua liga tahun 1964, dan kembali memenangkan liga di tahun 1965 dan 1967. United memenangkan Piala Champions Eropa 1968, mengalahkan tim asuhan Eusébio SL Benfica 4–1 dipertandingan final, menjadi tim Inggis pertama yang memenagkan kompetisi ini. Tim MU saat itu memiliki Pemain Terbaik Eropa, yaitu: Bobby Charlton, Denis Law and George Best. Matt Busby mengundurkan diri pada tahun 1969 dan digantikan oleh pelatih tim cadangan, Wilf McGuinness.
Setelah masa yang sukses, United kemudian mengalami masa sulit ketika ditangani Wilf McGuinness, dan berada diurutan delapan liga pada musim 1969–70. Kemudian dia mengawali musim 1970–71 dengan buruk, sehingga McGuinness kembali turun jabatan menjadi pelatih tim cadangan. Busby kembali melatih United, walaupun hanya 6 bulan. Dibawah asuhan Busby, United mendapat hasil yang lebih baik, namun pada akhirnya ia meninggalkan klub pada tahun 1971. Dalam waktu itu, United kehilangan beberapa pemain kuncinya seperti Nobby Stiles dan Pat Crerand. Kemudian, Frank O’Farrell ditunjuk sebagai suksesor Busby. Seperti McGuinness, O’Farrell tidak bertahan lebih dari 18 bulan. Tommy Docherty menjadi manager di akhir 1972. Docherty menyelamatkan United dari degradasi namun United terdegradasi pada 1974, yang saat itu trio Best, Law and Charlton telah meninggalkan klub. Denis Law pindah ke Manchester City pada musim panas tahun 1973. Pemain seperti Lou Macari, Stewart Houston dan Brian Greenhoff direkrut untuk menggantikan Best, Law and Charlton, namun tidak menghasilkan apa-apa. Tim meraih promosi pada tahun pertamanya di Divisi Dua, dengan peran besar pemain muda berbakat Steve Coppell yang bermain baik pada musim pertamanya bersama United, bergabung dari Tranmere Rovers. United mencapai Final Piala FA tahun 1976, tetapi mereka dikalahkan Southampton. Mereka mencapai final lagi tahun 1977 dan mengalahkan Liverpool 2–1. Didalam kesuksesan ini, Docherty dipecat karena diketahui memiliki hubungan dengan istri fisioterapi.
            Dave Sexton menggantikan Docherty di musim panas 1977 dan membuat tim menjadi bermain lebih defensif. Dan gaya bermain ini pun tidak disukai suporter, mereka lebih menyukai gaya menyerang Docherty dan Busby. Beberapa pemain dibeli Sexton seperti Joe Jordan, Gordon McQueen, Gary Bailey dan Ray Wilkins, namun tidak dapat mengangkat United menembus ke papan atas, hanya sekali finis diurutan kedua, dan hanya sekali lolos ke babak final Piala FA, dikalahkan Arsenal. Dan karena miskin gelar, Sexton pun dipecat pada tahun 1981, walaupun ia memenangkan 7 pertandingan terakhirnya. Dia digantikan manager flamboyan Ron Atkinson. Dia memecahkan rekor transfer di Inggris dengan membeli Bryan Robson dari West Brom. Tim asuhan Atkinson memiliki pemain baru seperti Jesper Olsen, Paul McGrath, dan Gordon Strachan yang bermain bersama Norman Whiteside dan Mark Hughes. United memenangkan Piala FA 2 kali dalam 3 tahun, pada 1983 dan 1985. tahun 1986 penampilan MU kemudian menjadi buruk dan United mengakhiri musim di urutan 4 klasemen. Hasil buruk United pun terus berlanjut sampai akhir musim dan dengan hasil yang buruk yaitu diujung batas degradasi, pada November 1986, Atkinson dipecat. Setelah itu United merekrut pelatih baru, yaitu Sir Alex Ferguson.  


Sir Alex Ferguson

             Alex Ferguson tiba dari Aberdeen untuk menggantikan tempat Atkinson dan memimpin klub dan berada di urutan 11 akhir klasemen. Pada musim berikutnya (1987-88), United menghabiskan liga di tempat kedua, dengan Brian McClair menjadi pemain United pertama selepas George Best dan menjaringkan 20 gol dari pada liga dalam satu musim. Namun, United terpaksa berhempas pulas sepanjang dua musim berikutnya. Alex Ferguson telah banyak kali dilaporkan hampir dipecat ketika awal tahun 1990 tetapi gol Mark Robins memberikan kemenangan tipis kepada United pada pusingan ketiga Piala FA mengatasi Nottingham Forest, yang mana ramai menganggapnya sebagai kemenangan yang menyelamatkan karier Ferguson. United memenangi Piala debgan menjadi juara Eropa pada 1990-91, mengalahkan juara Spanyol tahun tersebut, Barcelona dalam aksi final pertandingan, tetapi mengecewakan buat United pada musim berikutnya selepas United disingkirkan oleh Leeds United akibat kemerosotan.Kehadiran Eric Cantona pada November 1992 telah memberikan warna tersendiri kepada United, bersama dengan talenta yang mulai bersinar yang dimiliki oleh Gary Pallister, Denis Irwin dan Paul Ince, bersama-sama bintang yang sedang naik daun seperti Ryan Giggs, mereka menyelesaikan musim 1992-93 sebagai juara kali pertama semenjak 1967. Mereka memenangi “dobel dobel” (liga Ingeris dan Piala FA) untuk kali pertama pada musim berikutnya, dibantu dengan datangnya Roy Keane, pemain tengah dari Nottingham Forest, yang kemudian menjadi kapten klub. Namun, kliub berduka dengan kematian pengurus legenda dan presiden klub, Matt Busby, yang telah kembali pada 20 Januari 1994. 


Manchester United Treble 1998-1999

         1998-1999 merupakan musim dimana Manchester United mencapai kejayaan di dalam sejarah klub sepak bola Inggris setelah mereka berjaya dengan memenangi “Treble” – juara Premiership, Piala FA, dan Liga Champion pada musim yang sama. Di liga premier, Manchester United berjaya setelah memenangi kompetisi liga yang ditentukan pada hari terakhir dengan mengalahkan Tottenham Hotspur 2-1. Memenangi Premiership merupakan title yang sangat melelahkan untuk diraih, sehingga pada waktu itu Ferguson benar-benar merasa puas bisa mendapatkan titel juara liga. Kemudian, di dalam perlawanan akhir Piala FA, United bertemu Newcastle United dan menang 2-0 dengan gol yang dicetak masing-masing oleh Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer. Pada kompetisi eropa, pertandingan final melawan Bayern Munich merupakan pertandingan dramatis yang pernah dialami MU di final. Bagaimana tidak, Setelah tertinggal dengan gol Mario Basler di menit-menit awal pertandingan, MU tertinggal selama 85 menit. Dan di injury time, mereka baru dapat menyamakan kedudukan melalui gol dari pemain pengganti, Teddy Sheringham. Seakan dinaungi dewi fortuna kembali, berawal dari tendangan sudut yang dilakukan David Beckham, terjadi gol dramatis yang diciptakan oleh Ole Gunnar Solskjaer, sang pemain pengganti pula. Dramatis bagi MU, tragis bagi Bayern Munchen 

Manchester United the Champions 2010-2011
         United kembali memenangi liga pada tahun 2000 dan 2001, namun gagal di musim 2002. Mereka mendapatkan titel liga kembali musim berikutnya (2002-03). Semusim berikutnya, mereka memulai musim dengan baik, tetapi prestasi mereka seiring berjalannya waktu menjadi menurun akibat sanksi 8bulan yang diterima oleh Rio Ferdinand akibat gagal tes. Namun demikian, mereka tetap mampu memenangi Piala FA 2004, menyingkirkan Arsenal (yang menjadi juara liga musim tersebut). Musim 2004-05 bisa dibilang sebagai musim yang dengan sedikit gol bagi MU, karena cedera yang dialami penyerang Ruud van Nistelrooy, dan membuat MU pada musim tersebut tanpa memenangi kejuaraan sama sekali. Di faktor eksternal, terdapat selentingan kabar juga kalau kemungkinan besar klub akan diambil alih di akhir musim oleh Malcolm Glazer (yang juga merupakan pemilik pasukan Rugbi Amerika Tampa Bay Buccaneers). Pada musim 2005-06, MU memulai liga dengan kurang menyakinkan, dengan kepergian pemain tengah Roy Keane ke Celtic selepas membuat kritikan secara umum kepada beberapa pemain. Pada musim ini juga mereka mendapat beberapa hambatan dengan cedera yang dialami oleh pemain=pemain kunci mereka seperti Gabriel Heinze, Alan Smith, Ryan Giggs dan Paul Scholes. Namun demikian, mereka juga masih mamou memenangi Piala Liga dengan mengalahkan Wigan Athletic 4-0. Pada akhir musim 2005-2006, penyerang utama MU, Ruud van Nistelrooy, telah meninggalkan k;ub dan pindah ke Real Madrid, karena ia berselisih dengan sang pelatih.
       Musim 2006-07 Ferguson mulai memperlihatkan lagi gaya permainan United yang menyerang seperti pada dekade 90-an, dengan mencetak 20 gol lebih di 32 pertandingan. Pada Januari 2007, United mendapatkan Henrik Larsson dengan status pinjaman selama 2 bulan dari Helsingborgs, dan pemain itu memiliki peran penting akan pencapaian MU di Liga Champions, dengan harapan meraih Treble kedua, namun sayanganya, setelah mencapai babak semi-final, United kalah dari A.C. Milan 3–5(agregat). Empat tahun setelah gelar terakhir mereka, United meraih kembali gelar juara liga pada 6 Mei 2007, setelah Chelsea bermain imbang dengan Arsenal, meninggalkan the Blues tujuh poin dibelakang dengan menyisakan 2 pertandingan, diikuti kemenangan United 1–0 dalam derby Manchester hari sebelumnya, mengantarkan United ke gelar kesembilan Premiership-nya dalam 15 tahun eksistensinya. Namun, mereka tidak dapat mencapai double keempat mereka, karena Chelsea mengalahkan United 1-0 Barca, Lionel Messi. Pada dua tahun selanjutnya, mereka juga kembali memenangi liga dan berjaya di kompetisi lokal, namun pada tahun 2010, gelar liga lepas karena kedatangan sang pelatih Chelsea Carlo Ancelotti, yang pada waktu itu sukses membuat Chelsea kembali memenangi gelar liga semenjak kepergian Jose Mourunho. Pada tahun 2011, Manchester United kembali difavoritkan untuk memenangi double winner, dengan unggul poin yang jauh di akhir-akhir kompetisi, serta mencapai final dengan berhadapan kembali dengan Barcelona. Namun, hanya liga yang berhasil mereka dapat, dan gelar Liga Champion harus direlakan kembali kepada Barcelona, yang di final mereka harus mengakui keunggulan Barcelona 1-3 lewat gol yang dicetak oleh Pedro, Messi, dan Villa.  


Oke, sekian dulu info dari saya mengenai Manchester United #GGMU
Category: 0 comments